PT SOLID GOLD BERJANGKA – Bagian depan Gereja Oikumene, Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur, porak poranda setelah dilempar bom diduga molotov, pada Minggu (13/11) sekitar pukul 10.30 WITA.

Polres Samarinda, telah menangkap pelaku serta melakukan sterilisasi & olah tempat kejadian perkara (TKP) di Gereja Oikumene.

“Pelaku sudah ditangkap ke Polres Samarinda. Pemeriksaan pidana, kami sterilisasi & olah TKP dulu,” kata Kabid Humas Polda Kaltim AKBP Fajar Setyawan saat dikonfirmasi Detikcom, pada Minggu (13/11).

Laman akun Facebook Gereja Persekutuan Pantekosta Kanaan Bontang (GPPKB) menyebutkan korban berjumlah lima orang & telah dilarikan ke Rumah Sakit Muis Samarinda.

Namun Fajar menyatakan, bom low explosive alias berdaya ledak rendah yg dilempar oleh pelaku telah melukai empat orang termasuk anak-anak, serta merusak empat sepeda motor.

BACA JUGA : Solidaritas tuk Persebaya Bergelora di Seluruh Indonesia | PT Solid Gold Berjangka

persebaya pt solid gold berjangka

Sementara itu, saksi mata bernama William Maliki menyatakan, “Ibu-ibu yg gereja di situ katanya lima anak yg luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit. Terus ada bapak-bapak yg bilang tiga luka parah.”

Menurut William, ledakan yg terjadi di depan gereja menghancurkan sejumlah motor yg diparkir, serta melukai anak-anak yg sedang bermain di luar gereja.

“Saat bom meledak ibadah masih berlangsung,” kata William tentang peristiwa di gereja yg tepatnya berlokasi Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo No. 32, RT 03, Kelurahan Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur.

Saat ini, jemaat gereja  sudah dievakuasi.

Polisi juga meningkatkan penjagaan di lokasi.

(Prz – Solid Gold)

Advertisements