PT SOLID GOLD BERJANGKA – Media sosial beberapa hari dihebohkan dgn dugaan adanya simbol terlarang di uang kertas pecahan Rp100 ribu.

Mereka beranggapan ada gambar palu arit yg merupakan simbol dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

Foto yg diperbincangkan masyarakat ini diunggah oleh pengguna akun Facebook yg bernama Lukman Mase.

Dilansir dari akun Facebooknya, Senin 14 November 2016, Lukman mengatakan logo Bank Indonesia telah ditukar dgn logo komunis & menyebut Indonesia kini diperintah oleh PKI.

“MATA DUIT INDONESIA KINI TELAH DI TUKAR LOGO NYA LOGO BI di Tukar Logo Palu arit Bermakna indonesia sekarang telah di perintah oleh PKI pahaman Komunis kenapa cakap begitu karena mata DUIT indonesia sekarang sudah jelas2 LOGO PKI, INDONESIA DALAM BAHAYA BESAR SEKARANG INI , BRAVO TNI BERSATU SAMA RAKYAT MENJAGA NKRI HARGA MATI. LBM,” tulis dia dalam keterangan fotonya.

Unggahan tersebut menimbulkan reaksi dari netizen.

Ada netizen yg mempertanyakan kebenaran perkataan Lukman.

Seperti yg dikatakan oleh netizen bernama Ayyudiahh Wwulansarii.

” Ini serius??” tulis dia.

Ada juga netizen yg tidak setuju dgn pernyataan Lukman.

Seorang pengguna Facebook bernama Herjunot Andre meminta netizen & pengunggah foto untuk melihat simbol tersebut dgn diterawang.

Jika benar logo tersebut bernama palu & arit, Herjunot mengatakan TNI bakal sangat marah.

Dia juga meminta netizen agar tidak terhasut oleh provokator.

“Itu ngelihatnya bukan dgn cara kasat mata mas mba abg cang cing nyak babe, itu cara lihatnya dg cara di trawang… Klo bener itu logo PKI , TNI yg bakal marah paling depan.. Jd jgn mau terhasut provokator lah… Sosial media di gunakan buat hal yg positif & yg berguna bukan membuat berita sara atau provokator…,” tulis Herjunot.

BACA JUGA : Tanggapan Tukul Tentang Nikah Siri dgn Megghi Diaz | SOLID GOLD

megghi diaz pt solid gold berjangka

Mendengar kabar menghebohkan tersebut, Bank Indonesia (BI) langsung angkat bicara.

Bank Sentral di tanah air itu menegaskan simbol yg menggegerkan dunia maya ini bukanlah simbol PKI.

Menurut Direktur Departemen Komunikasi BI, Arbonas Hutabarat gambar itu adalah rectoverso, yaitu gambar saling isi.

Maksudnya, Jika diterawang, Rectoverso pada uang Rupiah akan membentuk lambang BI (singkatan dari Bank Indonesia).

Rectoverso tidak dirancang untuk membentuk atau dimaknai sebagai gambar atau simbol lain, selain lambang BI.

Dalam penjelasannya, Arbonas mengatakan salah satu unsur pengaman yg ada dalam uang Rupiah adalah gambar saling isi atau Rectoverso.

Unsur pengaman ini telah digunakan oleh Bank Indonesia sejak tahun 1995.

Rectoverso adalah suatu teknik cetak khusus pada uang kertas yg membuat sebuah gambar berada di posisi yg sama & saling membelakangi di bagian depan & belakang.

Apabila dilihat tanpa diterawang, gambar akan terlihat spt ornamen yg tidak beraturan.

Namun apabila diterawang, Rectoverso akan membentuk sebuah gambar yg utuh.

Selain pada uang kertas Rupiah, unsur pengaman Rectoverso juga digunakan oleh negara-negara lain spt pada uang kertas Malaysia Ringgit (membentuk ornamen bunga), & uang kertas Euro (membentuk ornamen nilai nominal).

Selain Rectoverso, beberapa unsur pengaman lain yg terdapat dalam uang Rupiah antara lain adalah tanda air, benang pengaman, tulisan mikro, tinta berubah warna, & gambar tersembunyi.

Dengan memahami unsur-unsur keamanan dalam uang, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengenali keaslian Rupiah & tidak mudah terprovokasi oleh informasi yg belum jelas sumber beritanya.

(Prz – Solid Gold)

Advertisements